PROJECT PRENEUR

Akselerasi Generasi Emas Wirausaha Indonesia

Saat ini pemerintah meluncurkan 29 Proyek Strategis Nasional, di mana ini melibatkan pendanaan APBN, BUMN, DANANTARA, dan Investor Nasional maupun Luar Negeri.

Hal ini tentu diharapkan bukan hanya mampu menggerakkan perekonomian nasional, namun juga menjadi momen pemberdayaan kapasitas pelaku usaha nasional.
Sehingga SDM Indonesia mampu olah dan kelola guna makin memberikan nilai tambah bagi kekayaan Sumber Daya Alam Indonesia.

Setelah beberapa dekade sebelumnya, Indonesia hanya ekspor Sumber Daya Alam mentah, maka kini sudah mulai terlihat hadirnya investasi seperti smelter mineral dan industri terkait lainnya.
Ini harus menjadi momentum maju berkelanjutan di mana peranan kemampuan nasional yang sinergi dan terintegrasi harus mulai ditumbuhkan lebih maju lagi.

PENGALAMAN CHINA

Mengacu pada Republik Rakyat China, yang diawali era 1980-an membuka diri pada investasi asing, maka kini mampu menghadirkan industri nasionalnya yang dapat bersaing secara global mengalahkan kekuatan asing yang dahulu bercokol di negaranya.
Huawei, BYD ALI BABA, TENCENT, CATL, dll yang dulu tidak ada, kini mampu hadir dalam skala raksasa sebagai pemain global.

CHINA 1987

Bersama Director of Innovation China Europe Int’l Business School Mr. Weiru Chen PhD saat berkunjung meninjau fasilitas produksi vaksin super canggih berbasis mRNA, di ETANA BIOTECH Pulo Gadung

Adalah Prof. Wei Ru PhD dari CEIBS (China Europe International Business School), yang berbagi pengalaman bagaimana China bisa melahirkan Technology Preneur sekelas Huawei, BYD, TENCENT, Xiao Mi, Haier, HiSense, maupun Ali Baba.

Ternyata menurut Prof. Wei Ru PhD, bukanlah jenjang pendidikan formal ataupun sertifikasi profesi yg diikuti.
Namun para pengusaha UKM China secara serius rajin mengikuti pendidikan Entrepreneurship Camp.

Ini merupakan pendidikan non gelar dan non sertifikasi, namun dilakukan secara serius dalam suatu periode pembelajaran tertentu (3 semester), termasuk mengikuti studi banding internasional.

Hal ini disampaikan Prof. Wei Ru PhD kala mengajak rombongan pengusaha peserta kelas entrepreneurship camp itu studi banding ke Indonesia.

Biaya pendidikan camp ini ternyata tidak murah, mencapai 300 juta Rupiah per peserta untuk kurun 3 semester itu (1.5 tahun)
Walau mahal, namun layak diikuti karena berbuah lahirnya pengusaha berkualitas dunia.
Melalui penguasaan visi bisnis, etos dan semangat, serta pengembangan strategi dan implementasinya.
Ini semua adalah ilmu yang didapat dari Entrepreneurship Camp ala China.

Kunjungan ke pabrik vaksin ETANA BIOTECH

Kunjungan Tsinghua University ke University Indonesia Science Techno Park
dan University Indonesia Energy Transition Institute

Innovation & Technology International Award di SHANGHAI

“The 10th Indonesia – China” Innovation & Technology Collaboration”
dengan fokus Energy Transition, Renewable Energy, & EV Ecosystem Development di auditorium BRIN

TRAINING CAMP

Project Preneur adalah gagasan untuk pelatihan non degree yang menitik beratkan wawasan praktisi menyongsong peluang yang hadir dengan adanya program hilirisasi Sumber Daya Alam Indonesia.

Dengan modul pelatihan per sub sektor, yang mendorong lahirnya kemampuan olah dan kelola secara praktis, diharapkan para peserta akan mampu segera mempraktekan wawasan yang diperoleh untuk mendukung sukses pemberdayaan kapasitas nasional dalam program hilirisasi sesegera mungkin.

Adapun materi yang diformulasikan dan akan disharing diskusikan adalah :

1. Wawasan peluang proyek terkait Hilirisasi komoditas stratehis dan Proyek Strategis Nasional.
2. Wawasan trend Inovasi & Teknologi yang siap diimplementasikan
3. Wawasan perijinan usaha untuk lahirnya pelaku usaha yang berkelanjutan.
4. Wawasan peluang optimal alternatif pendanaan bagi kelangsungan usaha.
5. Wawasan manajemen bisnis praktis Konvensional & Start Up

Update Peluang Proyek & Strategi Networkingnya – Tito Loho (CEO TENDER INDONESIA)

Update Perijinan Proyek – Sarah Maryatie (CEO IjinTender.co.id)

Kolaborasi Inovasi & Technology – Dr. Ing Pudji Untoro
(Pembina FSII – Forum Sinergi Inovasi Industri)

Beberapa agenda pelatihan Project Preneur :

1. Hilirisasi batubara
2. EV Ecosystem Infrastruktur
3. Hilirisasi mineral & material maju
4. Hilirisasi CPO & Jelantah
5. Digitalisasi, Industry 4.0, & AI
6. PV Solar & Energy Storage
6. Oil & Gas UpStream EOR
7. Electricity Smart Grid & Smart Meter
8. Biomass & RDF
9. Oil & Gas Drilling & Well Intervention
10. Energy Logistic

Kunjungan ke Lab EV Charging BRIN

Kunjungan ke Lab EV Charging BRIN

Kunjungan ke Lab Batere EV di BRIN

Kunjungan ke Lab Batere EV di BRIN

Kunjungan ke Lab Biodiesel Mini Plant BRIN

Kunjungan ke Lab Biodiesel Mini Plant BRIN

Kunjungan ke Lab Binnary Generator (ORC Organic Rakine Cycle)

Kunjungan ke Lab Binnary Generator (ORC Organic Rakine Cycle)

Adapun pelatihan Project Preneur ini diselenggarakan dengan model TRAINING CAMP yang akan terdiri dari sesi :

1. Class room
2. Discussion dan presentation
3. Kunjungan fasilitas Lab dan Produksi
4. Simulasi pengembangan bisnis / strategi meraih proyek

LAUNCHING PROJECT PRENEUR KE PUBLIK

Dengan dukungan Kepala BRIN Dr. laksana Tri Handoko , Deputi SDM BRIN Dr. Edy, dan Deputi Fasilitasi Riset & Inovasi Dr. Agus, maka telah diluncurkan pengenalan Project Preneur ke publik secara online.

Dalam kesempatan yang dihadiri oleh perwakilan dari 73 instansi & perusahaan ini muncul antusias baik untuk terlibat mengajar maupun ikut serta belajar.

Ke depan akan hadir rangkaian gugus pertemuan khususnya para kandidat pengajar, ini baik dari kalangan ahli latar belakang pendidikan maupun latar belakang technology provider.
Melalui pertemuan inilah akan disiapkan modul-modul pengajaran yang bersifat praktis penguasaan teknologinya, guna menyongsong sukses aneka proyek strategis nasional.

Laksana Tri Handoko – Kepala BRIN

Prof. Dr. Eng. Agus Haryono – Deputi Bidang Fasilitasi Riset dan Inovasi BRIN

Prof. Edy Giri Rachman Putra Ph.D – Deputi SDM IPTEK, BRIN

Arthur Lelono – Direktur Pendanaan Riset Inovasi, BRIN

Sarah Maryatie – CEO Amarta Multi Sinergy

LAUNCHING PENGAJAR PERDANA PROGRAM PROJECT PRENEUR

Launching pemberian sertifikat kepada para pengajar PROJECT PRENEUR bidang Renewable Energy & EV Ecosystem dari berbagai latar belakang (Akademisi, Peneliti, & Industri).

Ini berlangsung dalam rangkaian Pameran Akbar PV & Energy Storage INDONESIA 2025 di JiExpo Kemayoran

Launching oleh Tender Indonesia & FSII (Forum Sinergi Inovasi Industri) bersama arahan dari Pak Herman PLN Engineering & Pak Elly Rachman VOLTRON
Juga hadir secara Online Direktur Manajemen Talenta BRIN Dr. Ajeng Arum Sari memberikan pembekalan dan arahan.
Serta tentu hadir lengkap Tim FSII (Chairman Tito Loho, Dr. Ing Pudji Untoro Pembina, Chairwoman Sarah Maryatie, & Executive Director Johannes)

Pengenalan ke publlik para Pengajar Project Preneur, untuk mata ajar EV Ecosystem

KOLABORASI PELATIHAN INTERNASIONAL

Project Preneur bahkan telah berkesempatan mulai mengirimkan delegasi untuk ikut pelatihan di internasional, seperti ke Suzhou Industrial Park International Vocational Institute Technology.
Pelatihan selama sebulan penuh secara intens untuk mata ajar AI & EV Ecosystem.

Serta dalam waktu dekat ke depan, juga akan mengirimkan delegasi ke Dalian University, untuk pelatihan sebulan penuh mata ajar Aquaculture & Fishing Industry.

Adapun dengan wawasan & pengalaman yang didapat akan mampu untuk berbagi dengan SDM Indonesia lainnya.

Delegasi Indonesia peserta pelatihan EV Evosystem di Suzhou – China

SOSIALISASI PROJECT PRENEUR KE INTERNASIONAL

Berbagai sosialisasi Project Preneur juga sudah dilakukan baik secara online agar terjangkau luas.
Dan secara offline dalam ajang rangkaian series internasional, yakni EV ASIA TECH 2025 di Jakarta.

Dimana series konferensi ini juga setiap tahun diadakan di berbagai belahan Asia yakni Singapore, Manila, Bangkok & Kuala Lumpur.

Sosialisasi hasil pelatihan di Suzhou – China ke hadirin Asia EV Tech 2025, bersama Deputi Menko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan

DELEGASI INDONESIA LEVEL UP STANDAR EDUKASI

Ke depan kami akan menghimpun dunia pendidikan Indonesia baik Perguruan Tinggi, Sekolah Menengah dan Dasar, Pelatihan & Kursus, Training Center internal, serta penyedia jasa teknologi pendidikan nasional.

Dengan tujuan kolaborasi bersama insan Perguruan Tinggi dan Education Technology Provider luar negeri khususnya China.
Ini agar dapat bertukar pengalaman dan program kerja antar insan dunia pendidikan.

Maka FSII & TENDER INDONESIA, menghimpun delegasi Indonesia untuk berangkat ke Konferensi dan Pameran Akbar Internasional di Hangzhou 17 – 19 Sept 2025.
Dengan harapan akan update dan upgrade menuju LEVEL UP Standar Jasa Pendidikan Indonesia.
Termasuk bagaimana industri pendidikan mengadaptasi era AI, Digital, Robotic, & Augmented Reality (AR) dalam memberikan pengajaran.

Delegasi Indonesia akan mencakup Perguruan Tinggi, SMA & SMK, Training Center Internal dan Balai Latihan Kerja Pemerintah, serta Industri Alat Peraga Pendidikan Nasional

KOLABORASI UNIVERSITAS PAMULANG

Kolaborasi untuk Project Preneur dengan Universitas Pamulang yang memiliki beberapa jurusan dalam naungan Fakultas Teknik termasuk Teknik Industri, Teknik Kimia, Teknik Elektro, & Teknik Mesin.
Ini sangat relevan dengan program FSII / TENDER INDONESIA dengan pihak China dalam serial kerjasama internasional CTEF (Chemical Tech Equipment Fair) & EVSE (Electric Vehicle Supply Equipment).
Khususnya untuk industri kimia, maka ada berbagai program swasembada, di antaranya swasembada pangan akan membutuhkan pupuk, insektisida, & bahan pangan.
Sementara untuk program swasembada energi butuh bioethanol dan biodiesel.
Selain itu juga swasembada farmasi diperlukan

Selain itu program low carbon Emission melalui pemanfaatan Electric Vehicle sangat relevan dengan Teknik Elektro dan Teknik Mesin.
Sedangkan pembangunan aneka pabrik EV, Batere, dan Charging akan sangat relevan dengan jurusan studi Teknik Elektro.

Maka kehadiran gedung baru yang masih terus diperluas dan diperbaharui fasilitasnya, akan sangat mendukung program kerjasama Project Preneur.

KOLABORASI UNIVERSITAS TRILOGI

Kolaborasi dengan Universitas Trilogi untuk pelatihan Project Preneur bagi para mahasiswa serta juga penyiapan magang dan penempatan kerja bagi para fresh graduate.
Serta penjajakan kerjasama membuka Project Preneur Camp bagi para entrepreneur Indonesia. Ini sebagai pembelajaran non gelar dan non sertifikasi mencontoh program ala Entrepreneur Camp China.

HOTLINE CLUB